adplus-dvertising

Kendari Undercover: Akibat Broken Home Wanita Muda Ini Terpaksa Jadi PSK

Ruliawan Putra Utama, telisik indonesia
Minggu, 24 April 2022
1323 dilihat
Kendari Undercover: Akibat Broken Home Wanita Muda Ini Terpaksa Jadi PSK
Ilustrasi Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjebak dalam dunia kelam. Foto: Repro Makassartoday.com

" Lisa menceritakan kisahnya hingga bisa masuk di dunia yang kelam "

KENDARI, TELISIK.ID - Pada umumnya remaja wanita masih menjalankan pendidikan, namun hal berbeda terjadi pada Lisa (Nama disamarkan), dia masih muda. Namun gadis ini nekat menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

Kepada Telisik.id, Lisa menceritakan kisahnya hingga bisa masuk di dunia yang kelam. Ia mengaku terpaksa menjadi seorang PSK dan menjual dirinya kepada para lelaki hidung belang melalui prostitusi online.

Lisa hidup bersama dengan Ibu dan seorang Kakaknya. Sedangkan ayah Lisa meninggalkan keluarga mereka sekitar 5 tahun lalu dan menikah dengan wanita lain.


"Saya korban broken home, Bapak saya sudah pergi tinggalkan keluargaku dan lebih memilih wanita Pelakor," kata Lisa.

Sedangkan Ibunya hanya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah tetangganya.

Baca Juga: Kendari Undercover: Karyawati yang Jadi Teman Tidur Anak Bosnya

Kondisi inilah yang mendasari Lisa sampai nekat terjun ke dunia yang kelam, agar bisa membantu beban Ibunya memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Hanya itu yang bisa saya lakukan untuk bantu Ibu saya," kata Lisa.

Lisa pun mulai menjual dirinya, dia selalu menjadi pemuas nafsu, baik itu dari kalangan muda sampai para pengusaha yang menginginkan jasanya.

"Sudah terlanjur, sekalian dijadikan mata pencaharian saja," kata Lisa sambil tertawa kecil.

Baca Juga: Kendari Undercover: Kisah Seorang Wanita Jadi Simpanan Pengusaha Muda

Ketika ditanya apakah orang tua Lisa tahu akan profesinya ini? Dirinya mengaku hingga kini masih merahasiakannya.

Menurut Lisa, dia tergiur jadi wanita pemuas nafsu lelaki karena lebih cepat mendapatkan uang dengan tarif yang lumayan tinggi, dibandingkan bekerja yang halal.

"Realistis saja, semua orang butuh uang, saya juga kadang pilih laki-lakinya, kalau saya nda suka sekali atau tua sekali, saya nda mau juga," tutupnya. (A)

Reporter: Ruliawan Putra Utama

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga