Keramahan Anak-Anak Pesisir Buton Tengah

Wa Ode Fatima Azzahra, telisik indonesia
Minggu, 05 Februari 2023
0 dilihat
Keramahan Anak-Anak Pesisir Buton Tengah
Keramahan anak-anak pesisir Desa Lowu-Lowu di Kabupaten Buton Tengah. Mereka sangat antusias bertemu para pengunjung. Foto: Ist.

" Di pesisir pantai, ada beberapa rumah warga, dengan anak-anak yang ramah penuh gelak tawa riang "

BUTON TENGAH, TELISIK.ID - Buton Tengah adalah salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara. Kabupaten ini masih satu daratan dengan Kabupaten Muna.

Desa pesisir yang dikunjungi Telisik.id adalah Desa Lowu-Lowu. Untuk ke desa ini para pengunjung melewati jalan setapak berbatu, pengunjung bisa menggunakan motor atau pun mobil.

Dari Pasar Lombe, desa ini sekitar 8 kilometer, melewati hutan dan beberapa rumah warga. Masih sangat sepi namun asri. Ketika menuju salah satu dusun di tepi pantai, pengunjung disuguhkan pemandangan laut yang indah.

Di pesisir pantai, ada beberapa rumah warga, dengan anak-anak yang ramah penuh gelak tawa riang. Ketika sore hari mereka biasanya berenang dan bermain di laut, terlihat beberapa juga bermain lompat tali.

Baca Juga: Situs Peradaban Besi Ini Ternyata Berada di Sulawesi

Hamdina salah satu pengunjung menjelaskan bahwa dia baru pertama kali ke desa ini dan dia sangat senang karena anak-anaknya ramah dan penurut.

Ia juga mengaku bahagia karena melihat laut lepas yang indah. Sayangnya, jembatan yang biasanya dilewati untuk ke tebing terputus karena rusak dan belum ada perbaikan.

Baca Juga: 5 Pejabat Eselon II Hasil Seleksi Terbuka Dilantik

La Usa yang juga pengunjung menjelaskan, ia pernah ke tempat ini, sekitar tahun 2028 dan jembatannya masih bagus, masih bisa digunakan untuk berfoto.

Herianti salah satu anak desa itu mengatakan bahwa ia dan teman-temannya sering bermain di laut untuk menghabiskan waktu.

Herianti dan kawan-kawannya terlihat antusias melihat kedatangan pengunjung karena sudah jarang sekali orang dari luar desa mengunjungi desa mereka. Pasalnya, tidak ada lagi yang bisa dijadikan tempat berlibur setelah jembatan rusak. (A)

Penulis: Wa Ode Fatima Azzahra

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga