adplus-dvertising

Minim Tunjukkan Gejala, Jumlah Anak Terpapar COVID-19 di Jatim Melonjak

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Jumat, 23 Juli 2021
609 dilihat
Minim Tunjukkan Gejala, Jumlah Anak Terpapar COVID-19 di Jatim Melonjak
Seorang anggota keluarga mengenakan APD bersama dua anak berdoa di dekat makam korban COVID-19 yang baru saja dimakamkan, di Lhokseumawe, Aceh, 18 Mei 2021. Foto: Repro AFP

" Tercatat ada peningkatan jumlah anak yang terserang COVID-19 di Jatim. Dari data IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) Jatim, ada 30 persen anak di Jatim meninggal dunia karena COVID-19. "

SURABAYA, TELISIK.ID - Tercatat ada peningkatan jumlah anak yang terserang COVID-19 di Jatim. Dari data IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) Jatim, ada 30 persen anak di Jatim meninggal dunia karena COVID-19.

“Kami mencatat yang meninggal rata-rata periode usianya antara satu bulan hingga 45 hari. Tak hanya itu, anak meninggal dunia juga disebabkan COVID-19 yang memiliki kormobid. Misalnya TBC, gangguan organ otak atau lainnya,” ungkap Ketua IDAI Jatim, dr Sjamsul Arief saat dikonfirmasi, Jumat (23/7/2021).

Dibeberkan oleh Sjamsul Arief, dalam minggu ini, jumlah anak yang suspect COVID-19 di Jatim meningkat 303 anak menjadi 4.794, dan yang terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 3.876 atau bertambah 168 anak.


Baca juga: Dalam Sepekan, 142 Orang Terpapar COVID-19 di Kolaka

Baca juga: 10 Tahun Mangkrak, Rujab Wakil Bupati Wakatobi Bakal Ditempati Bupati Haliana

“Untuk anak lebih kecil memiliki gejala daripada orang dewasa. Hal ini dikarenakan memiliki potensi manifestasi yang lebih ringan daripada orang dewasa,” jelasnya.

IDAI Jatim, kata Sjamsul, berharap kepada pemerintah untuk mengkaji ulang rencana penerapan pembelajaran tatap muka yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

“Kami minta jangan dulu diberlakukan tatap muka. Nanti jika dilakukan tatap muka, terus anaknya tertular dan dibawa pulang ke rumah. Tentunya bisa satu rumah terkena COVID-19. Ini bahaya sekali,” jelasnya. (C)

Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Haerani Hambali 

Baca Juga