Pelajar SMP Terlibat Tawuran di Buton Selatan Damai

Febriyani, telisik indonesia
Selasa, 10 Oktober 2023
0 dilihat
Pelajar SMP Terlibat Tawuran di Buton Selatan Damai
Kapolsek Sampilawa, Iptu Herman Mota berhasil memediasi pelajar yang terlibat tawuran antar sekolah di Buton Selatan. Foto: Ist.

" Kapolsek Sampolawa, Iptu Herman Mota memediasi dua kelompok pelajar SMP yang terlibat tawuran di Kelurahan Jayabakti, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan "

BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Kapolsek Sampolawa, Iptu Herman Mota memediasi dua kelompok pelajar SMP yang terlibat tawuran di Kelurahan Jayabakti, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan.

Kapolsek mengatakan, dalam mediasi juga dihadiri kepala sekolah dan dewan guru dari masing-masing sekolah. Dari hasil mediasi dilakukan kesepakatan damai antar siswa yang bertikai.

“Kami telah memberikan pembinaan kepada kedua belah pihak, jika terulang kembali maka akan kami tindak lebih tegas lagi,” ucap Kapolsek, Selasa (10/10/2023).

Baca Juga: Mahasiswa KKA UM Buton Cegah Kriminalisasi dan Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar

Masalah itu terjadi antar remaja saling tawuran, namun sudah dimediasi dan saling memaafkan jika terulang kembali akan ditindak tegas.

“Ini masalah kenakalan remaja, saling tawuran tapi kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan disaksikan oleh kelapa sekolah dan dewan guru,” beber Kapolsek.

Diketahui kelompok pelajar yang terlibat tawuran ini berasal dari SMPN 1 Sampolawa, dan SMPN 2 Sampolawa.

Pihak sekolah sangat tidak membenarkan tindakan itu. Segala upaya terus dilakukan untuk mencegah tindakan kriminalisasi atau tindak kejahatan apapun oleh pelajar, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga: 10 Hari Hilang, Basarnas Tutup Pencarian Nelayan di Buton Selatan

Salah satu guru, Tia mengatakan, zaman moderen ini anak-anak menganggap tawuran itu sebagai ajang untuk menunjukan mana yang paling kuat, banyak dari mereka yang meniru pergaulan yang tidak sesuai dengan norma berperilaku yang mereka amati di handphone masing-masing.

"Sangat miris saat ini, kami dari pihak sekolah akan selalu berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir kriminalisasi di lingkungan sekolah. Kami terus mengedukasi siswa agar menfilter apa yang mereka amati di gadget mereka. Kami juga meminta peran orang tua dalam hal ini," bebernya. (B)

Penulis: Febriyani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga