adplus-dvertising

Peserta Vaksin Membludak, Ketua IDI Muna dan Camat Lohia Kewalahan

Sunaryo, telisik indonesia
Sabtu, 04 Desember 2021
1061 dilihat
Peserta Vaksin Membludak, Ketua IDI Muna dan Camat Lohia Kewalahan
Ketua IDI Muna, dr La Ode Ahmad Wahid Agigi bersama Camat Lohia, Hajar Sosi disela-sela pelaksanaan vaksin masal. Foto: Sunaryo/Telisik

" Partisipasi masyarakat Kabupaten Muna dalam mengikuti program vaksinasi COVID-19, mulai meningkat "

MUNA, TELISIK.ID - Partisipasi masyarakat Kabupaten Muna dalam mengikuti program vaksinasi COVID-19, mulai meningkat.

Terbukti, masyarakat sangat antusias mengikuti vaksin masal yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Muna bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Lohia dan TNI/Polri, Sabtu (4/12/2021).

Peserta vaksin mulai dari kalangan masyarakat dan pelajar yang memadati Balai Desa Waara membuat Ketua IDI, dr  La Ode Abdul Wahid Agigi dan Camat Lohia, Hajar Sosi kewalahan.


La Ode Abdul Wahid mengatakan, kegiatan vaksin masal ini dalam rangka bulan bhakti IDI Cabang Muna. Organisasi profesi yang dipimpinnya memutuskan untuk melakukan kegiatan vaksin dalam membantu pemerintah mempercepat capaian vaksinasi.  

"Kita fokus di empat kecamatan yakni, Kontunaga, Lohia, Napabalani dan Katobu," kata Wahid.  

Dalam pelaksanaan vaksin itu, IDI menerjunkan sedikitnya 32 dokter yang dibantu PPNI, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dan puskesmas setempat.

Wahid mangaku, masyarakat sangat antusias mengikuti vaksin. Seperti halnya di Kecamatan Kontunaga, dalam waktu empat jam, sedikitnya 386 masyarakat yang telah divaksin.

"Melihat kondisi di Lohia ini, pesertanya bisa melebihi dari Kontunaga," ujar dokter ahli penyakit dalam itu.

Wahid yang juga Jubir Satgas COVID-19  itu mengaku, sampai saat ini capaian vaksinasi di Bumi Sowite baru mencapai angka 36 persen.

Ia memastikan, hingga akhir Desember mendatang, target 70 persen dapat terealisasi.

"Kita akan terus upayakan. Saat ini, perharinya persentasenya naik satu digit," ungkapnya.

Baca Juga: Rawan Muncul Pandemi saat Nataru, Dewan Warning Virus Omicron

Camat Lohia, Hajar Sosi menerangkan, perserta vaksin masal di wilayahnya ditargetkan mencapai 1.000 orang. Namun, ia kembalikan pada kesiapan tenaga kesehatan (Nakes).

"Tergantung Nakes. Masyarakat masih banyak yang antri," kata Hajar.  

Hajar mengaku, tidak akan henti-hentinya menggenjot pelaksanaan vaksinasi. Masyarakat dan pelajar terus diberikan edukasi tentang pentingnya vaksin untuk menangkal penyebaran virus COVID-19.

"Terus kita lakukan (vaksin). Ini merupakan intruksi Presiden Joko Widodo yang ditindaklanjuti oleh Bupati, LM Rusman Emba," ujarnya.

Saking padatnya peserta yang akan mengikuti vaksin, terpaksa, ia memulangkan pelajar dari beberapa sekolah. Namun, para pelajar itu, tetap akan divaksin di sekolahnya masing-masing.

Baca Juga: Meski Bermasalah, Kontraktor Pengadaan Alat PCR Kembali Memenangkan Proyek Rp 2,7 Miliar

Hajar yang baru selesai mengikuti Diklat Pim III itu menegaskan, tidak memberi ruang bagi warga yang tidak mau divaksin. Mereka tentunya tidak akan mendapatkan pelayanan administrasi dan bantuan pemerintah akan dicabut.  

Sementara itu, Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho melalui Kapolsek Katobu, IPTU LM Arwan mengatakan, akan terus mengawal jalannya program vaksin.

Ia bersama Camat Lohia, Hajar Sosi dan personil Kodim 1416 Muna akan terus bersinergi dalam menyukseskan program nasional tersebut.

"Tugas kami membantu camat mengajak masyarakat untuk ikut vaksin," tukas mantan Kapolsek Tampo itu. (A)

Reporter: Sunaryo

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga