Pria di Kendari Tewas Usai Dikeroyok, Polisi Buru 4 Pelaku

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 03 November 2023
0 dilihat
Pria di Kendari Tewas Usai Dikeroyok, Polisi Buru 4 Pelaku
Korban, Patir (18), tewas usai mendapat tidak penganiayaan (kiri), dan polisi tengah melakukan olah TKP (kanan). Foto: Ist.

" Pria di Kendari berusia 18 tahun, meregang nyawa usai mendapat tindakan penganiayaan, dengan pelaku diperkirakan berjumlah empat sedang dalam pengejaran, pada Jumat (3/10/2023), sekitar pukul 03.00 Wita "

KENDARI, TELISIK.ID - Pria di Kendari berusia 18 tahun, meregang nyawa usai mendapat tindakan penganiayaan, dengan pelaku diperkirakan berjumlah empat sedang dalam pengejaran, pada Jumat (3/10/2023), sekitar pukul 03.00 Wita.

Kejadian tragis itu berlangsung di Jalan Sao-Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Menurut laporan dari pelapor bernama Itra, seorang wiraswasta yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, korban bernama Patir, seorang pria berusia 18 tahun, menjadi sasaran penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Para pelaku, diperkirakan berjumlah empat orang, menggunakan dua unit kendaraan roda dua dalam melancarkan aksinya. Beberapa saksi, termasuk Putra dan Nasir, melihat kejadian ini tanpa bisa memberikan keterangan rinci mengenai para pelaku.

Baca Juga: MAKI Ungkap Kebohongan Lewat Foto Pertemuan Ketua KPK Firli Bahuri dengan Bos Alexis

Menurut keterangan saksi-saksi, kejadian bermula sekitar pukul 01.00 Wita, ketika korban sedang menjaga parkiran di Jalan Sao-Sao. Sebuah kelompok orang mendatangi korban dan meminta uang. Namun, ketika korban menolak memberikan uang, para pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadapnya.

Setelah melakukan aksi kejamnya, para pelaku melarikan diri dari tempat kejadian. Korban yang mengalami luka parah segera dilarikan ke RS Bhayangkara oleh teman-temannya. Namun sayangnya, nyawa korban tak bisa tertolong dan meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman, memberikan informasi pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan sedang melakukan penyelidikan serta penyidikan untuk mengungkap identitas para pelaku dan motif di balik peristiwa ini.

Baca Juga: Mantan Kepala SMKN 2 Kendari Diduga Gelapkan Uang Negara Miliaran Rupiah

"Kesimpulan awal dari kami adalah motifnya adalah pemerasan," ujar Kapolresta.

Lebih lanjut, Kapolresta menegaskan, para pelaku menggunakan benda tajam dan benda tumpul keras dalam melakukan penganiayaan terhadap korban.

Proses penyelidikan masih terus berlangsung, pihak kepolisian berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini. (B)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga