PT Vale Gelar Layanan KIA di Kolaka, Deteksi Dini Kehamilan Risiko dan Cegah Stunting
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Kamis, 02 April 2026
0 dilihat
PT Vale Indonesia Tbk melalui IGP Pomalaa menggelar pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Baula dan Puskesmas Pomalaa. Foto: Ist.
" PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) di Puskesmas Baula dan Puskesmas Pomalaa "

KOLAKA, TELISIK.ID - PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) di Puskesmas Baula dan Puskesmas Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Senin (30/3/2026).
Program ini menyasar ibu hamil dan anak untuk memperkuat deteksi dini risiko kehamilan serta pencegahan stunting melalui layanan medis langsung oleh dokter spesialis.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan yang berfokus pada peningkatan akses layanan kesehatan berkelanjutan di wilayah operasional.
Di Puskesmas Baula, pelayanan difokuskan pada pemeriksaan ibu hamil oleh dokter spesialis kandungan. Pemeriksaan ini menitikberatkan pada deteksi dini kehamilan berisiko, seperti hiperemesis dan preeklamsia, serta gangguan ginekologi lainnya.
Dokter spesialis Obgyn, dr. H. Marwan Abbas, Sp.OG, mengatakan, kegiatan ini mengutamakan proses pemindaian atau screening terhadap pasien dengan potensi risiko.
“Kegiatan ini utamanya bertujuan untuk melakukan deteksi dini terhadap kehamilan berisiko pada pasien, di mana proses pemindaian difokuskan pada kondisi seperti hamil muda dengan mual berlebih hingga kasus keracunan kehamilan,” ujarnya.
Baca Juga: Laba PT Vale Melonjak 32 Persen di 2025, Produksi Nikel Ikut Naik
Selain pemeriksaan fisik, layanan juga mencakup penggunaan USG untuk memantau kondisi janin, pemberian obat-obatan, hingga konseling pola hidup sehat dan rencana tindak lanjut. Tenaga medis juga memberikan arahan teknis kepada petugas Puskesmas agar penanganan pasien berjalan optimal.
“Ke depan, program ini diharapkan dapat menjangkau pasien dengan masalah ginekologi lainnya,” tambahnya.
Sementara itu, pelayanan kesehatan anak dilaksanakan di Puskesmas Pomalaa dengan menghadirkan dokter spesialis anak. Program ini memungkinkan deteksi dini gangguan kesehatan, pemantauan tumbuh kembang, serta edukasi gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Penanggung Jawab Medis IGP Pomalaa, dr. Fathurrahman menegaskan, program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Program ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dengan memberikan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan dokter spesialis anak memungkinkan deteksi dini berbagai masalah kesehatan pada anak dilakukan lebih cepat.
Program ini juga melibatkan dokter spesialis anak dari RS Benyamin Guluh Kolaka, dr. Apriani Aridan. Ia menjelaskan kegiatan dilaksanakan dalam empat kali kunjungan di dua puskesmas, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting melalui pemantauan kesehatan anak.
Di Puskesmas Baula, sekitar 20 anak dengan berat badan kurang dan gangguan pertumbuhan menjalani pemeriksaan. Kepala Puskesmas Baula, Hj. Sukmawati, menyambut baik kegiatan tersebut karena mendekatkan layanan dokter spesialis kepada masyarakat.
Senada, Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriyani Hamzah menyebut, kolaborasi dengan PT Vale telah membantu meningkatkan kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan.
“Kami sangat menyambut baik karena sebelumnya kunjungan masyarakat ke Puskesmas masih rendah. Dengan keterlibatan PT Vale, pelayanan menjadi lebih dekat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran dokter spesialis anak di Puskesmas menjadi terobosan penting dalam mempercepat penanganan kasus, termasuk stunting. Jika sebelumnya pasien harus dirujuk ke rumah sakit, kini layanan dapat diakses lebih cepat dan dekat.
Baca Juga: Cegah DBD dan TB, PT Vale Gencarkan Edukasi Kesehatan di Ulu Baula Kolaka
Ia berharap program ini dapat berlanjut secara berkesinambungan, terutama untuk penanganan anak dengan kondisi stunting berat.
“Kami berharap ada tindak lanjut dari kegiatan ini, sehingga penanganan anak dapat lebih optimal dan berkelanjutan,” harapnya.
Melalui program ESG KIA ini, sinergi antara perusahaan, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah diharapkan semakin kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, sekaligus mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat di Kabupaten Kolaka. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS