KENDARI, TELISIK.ID - Tahun 2026 menandai babak baru dalam dunia fashion global. Jika sebelumnya tren cenderung seragam dan minimalis, kini arah mode bergerak menuju ekspresi diri yang lebih bebas, berani, dan personal.

Perubahan ini dipengaruhi oleh perkembangan media sosial, kondisi ekonomi global, serta kejenuhan publik terhadap gaya yang monoton.

Algoritma media sosial memainkan peran besar dalam mempercepat siklus tren, sekaligus mendorong individu untuk membangun identitas gaya mereka sendiri.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (15/1/2025), para pengamat mode menilai, fashion 2026 tidak lagi berfokus pada satu estetika dominan.

Sebaliknya, gaya berpakaian menjadi hasil perpaduan referensi lama dan baru yang mencerminkan karakter personal pemakainya.