Tren Fashion 2026 Kembalinya Gaya Glamor
Erni Yanti, telisik indonesia
Kamis, 15 Januari 2026
0 dilihat
Ilustrasi wanita yang mengenakan gaya berpakaian modern. Foto: Idntimes.com
" Tahun 2026 menandai babak baru dalam dunia fashion global "

KENDARI, TELISIK.ID - Tahun 2026 menandai babak baru dalam dunia fashion global. Jika sebelumnya tren cenderung seragam dan minimalis, kini arah mode bergerak menuju ekspresi diri yang lebih bebas, berani, dan personal.
Perubahan ini dipengaruhi oleh perkembangan media sosial, kondisi ekonomi global, serta kejenuhan publik terhadap gaya yang monoton.
Algoritma media sosial memainkan peran besar dalam mempercepat siklus tren, sekaligus mendorong individu untuk membangun identitas gaya mereka sendiri.
Dikutip dari Kompas.com, Kamis (15/1/2025), para pengamat mode menilai, fashion 2026 tidak lagi berfokus pada satu estetika dominan.
Sebaliknya, gaya berpakaian menjadi hasil perpaduan referensi lama dan baru yang mencerminkan karakter personal pemakainya.
Salah satu tren paling menonjol di 2026 adalah kembalinya gaya glamor dengan sentuhan futuristik. Tren seperti glamoratti dan opera aesthetic menghadirkan siluet tegas, bahu lebar, material mewah, serta aksesori mencolok.
Baca Juga: Sosok Artis Arogan Viral dalam Buku Aurelie Moeremans, Disebut Sebagai Nikita Willy
Gaya ini muncul sebagai reaksi terhadap tren quiet luxury yang dinilai terlalu minimal dan kurang ekspresif.
Sentuhan futuristik juga hadir melalui konsep extra celestial, yang mengusung nuansa kosmik, holografik, dan siluet eksperimental.
Tren ini memberi kesan pelarian dari realitas serta menghadirkan imajinasi masa depan dalam berbusana.
Poetcore dan Romantisasi Intelektualitas
Selain glamor, tren poetcore menjadi salah satu gaya terkuat di 2026.
Gaya ini ditandai dengan blazer vintage, turtleneck longgar, dasi, bros, serta tas berukuran besar. Pinterest mencatat pencarian kata kunci “poet aesthetic” meningkat hingga 175 persen.
Jurnalis Elle, Ruby Feneley, menilai poetcore sebagai bentuk romantisasi literasi, ketenangan, dan intelektualitas di tengah budaya digital yang serba cepat dan bising.
Tren brooched menandai kebangkitan bros serta perhiasan vintage sebagai simbol gaya personal. Menurut Elle, tahun 2026 menunjukkan pergeseran dari barang arsip mahal menuju item sederhana yang memiliki cerita dan makna emosional.
Analis mode Audrey Long menyebut fase ini sebagai era obscure over archival, di mana nilai gaya tidak lagi ditentukan oleh harga atau popularitas, melainkan oleh keunikan dan kisah di baliknya.
Baca Juga: Denada Diduga Telantarkan Anak Laki-laki 24 Tahun, Kini Digugat Rp 7 Miliar
Cool Blue dan Sentuhan Renda
Dari sisi warna, Glamour UK mencatat cool blue sebagai warna kunci di 2026. Warna ini hadir pada busana, aksesori, hingga riasan dengan nuansa frosted yang memberi kesan modern sekaligus lembut.
Sementara itu, elemen renda juga kembali populer, menguatkan sentuhan vintage dalam tren fashion tahun ini.
Secara keseluruhan, tren fashion 2026 menunjukkan bahwa mode bukan lagi sekadar mengikuti arus, melainkan sarana untuk merayakan identitas, keberanian berekspresi, dan kebebasan bereksperimen dengan gaya. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS