adplus-dvertising

4 Hari Pencarian, Nelayan Konsel Ditemukan Tewas

Ashar Hamka, telisik indonesia
Kamis, 13 Januari 2022
612 dilihat
4 Hari Pencarian, Nelayan Konsel Ditemukan Tewas
Setelah pencarian empat hari, nelayan Konsel berhasil ditemukan. Foto: Basarnas Kendari

" Setelah empat hari dilakukan pencarian, lelaki berusia 50 tahun itu ditemukan Dalam keadaan tidak bernyawa "

KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Personel Basarnas Kendari serta gabungan sejumlah elemen yang melakukan upaya pencarian Nasir Kambewa, nelayan asal Desa Tanjung Tiram Kabupaten Konawe Selatan, akhirnya berhasil menemukan korban.

Setelah empat hari dilakukan pencarian, lelaki berusia 50 tahun itu ditemukan Dalam keadaan tidak bernyawa.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi menyebutkan, korban Nasir Kambewa saat ditemukan dalam keadaan posisi terapung.


“Tubuh korban dalam posisi terapung, untuk kondisi detail tubuh korban, Basarnas tidak dalam kapasitas menjelaskannya secara detail. Hal-hal seperti itu tidak termasuk dalam tupoksi kami, “ujar Wahyudi.

Yudi, sapaan akrabnya menyebutkan, korban ditemukan sekitar pukul 07.45 Wita oleh tim 2. Korban berada di posisi kurang lebih 2,87 NM (Nautical Mile / Mil Laut ) arah timur dari Posko.

Baca Juga: Hari Kedua Pencarian Nelayan Konsel yang Hilang Belum Ada Hasil

“Ketika ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia selanjutnya kami evakuasi ke rumah duka untuk diserahterimakan dengan pihak keluarganya,“ tuturnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi terhadap satu orang nelayan hilang di antara perairan Pulau Hari dan Desa Tanjung Tiram Kabupaten Konawe Selatan, dinyatakan selesai dan ditutup. Di mana, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

“Saat ditemukan kondisi cuaca cerah berawan, kecepatan angin 2 - 10 knot dan tinggi gelombang 0,1 - 0,5 meter,“ ungkap Yudi.

Baca Juga: Kena OTT KPK, Ini Profil Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud

Unsur yang terlibat dalam proses pencarian melibatkan tim Rescue KPP Kendari, Polair Kendari, Pemerintah Desa Tanjung Tiram, UKM SAR UHO, masyarakat Desa Tanjung Tiram dan keluarga korban.

Di mana, Operasi SAR di hari keempat ini dimulai pukul 06.00 Wita, tim SAR gabungan dibagi menjadi 4 tim dengan luasan area penyisiran yaitu, tim 1 yang menggunakan 3 longboat melakukan penyisiran ke arah barat daya dari lokasi korban biasa memancing dengan luas area pencarian 37, 5 NM persegi.

Tim 2, menggunakan 1 longboat dan 1 RIB melakukan penyisiran di sekitar LKP dengan luas area pencarian 31,5 NM persegi. Tim 3 yang menggunakan 3 longboat dan 1 rubber boat melakukan penyisiran di sekitar penemuan longboat korban dengan luas area pencarian 60,4 NM persegi. Sedang tim 4 yang menggunakan 3 longboat melakukan penyisiran ke arah timur laut penemuan perahu korban dgn luasan area pencarian 39,9 NM persegi. (C)

Reporter: Ashar Hamka

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga