adplus-dvertising

Bareskrim Polri Berhasil Lumpuhkan Peretas Website Sekertariat Kabinet

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Minggu, 08 Agustus 2021
2153 dilihat
Bareskrim Polri Berhasil Lumpuhkan Peretas Website Sekertariat Kabinet
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto. Foto: Ist.

" Asisten Deputi Bidang Humas dan Protokol Setkab RI, Said Muhidin mengaku saat peretasan langsung dimitigasi oleh tim dari Setkab "

JAKARTA, TELISIK.ID - Peretasan terhadap website resmi Sekertariat Kabinet (Setkab), telah ditangkap oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Kabareskrim Polri Komjen Polisi Agus Andrianto mengungkapkan, pelaku sudah diamankan pada Jumat 6 Agustus 2021, tanpa ada perlawanan dari pelaku di kediamannya.

"Pelaku sudah ditangkap, nanti akan disampaikan Dir Tipidiber Bareskrim Polri (Senin) besok ya," kata Agus dalam keterangannya, Minggu (8/8/2021).


Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 31 Juli 2021, sekira pukul 09.00 WIB, sempat menggeparkan publik. Pasalnya, pelaku mampu meretas akun resmi milik lembaga negara yang tentu sangat dijaga kerahasiannya.

Meskipun kemudian, Asisten Deputi Bidang Humas dan Protokol Setkab RI, Said Muhidin mengaku saat peretasan langsung dimitigasi oleh tim dari Setkab.

"Setelah sempat di-take down untuk pemulihan, per 14.10 WIB website sudah dapat diakses kembali," tutur Said.

Namun sebelum dipulihkan, tampilan laman website setkab berubah hitam dan tertulis keterangan "Padang Blackhat ll Anon Illusion Team Pwned By Zyy Ft Luthfifake".

Pelaku menggugah foto yang sempat viral di media sosial, seorang pelajar SMA sedang membawa bendera Merah Putih saat unjuk rasa tahun 2019 di Gedung DPR.

Selain itu, peretas juga menuliskan narasi bahwa kekacauan tengah terjadi dan Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

Ia merujuk pada kebijakan pemerintah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dan mengharuskan warga tinggal di rumah.

Ia menyebut bahwa masyarakat stres dan depresi akibat hal ini.

Baca Juga: Bill Gates Menyesal Berteman dengan Penjahat Seks, Ini Kisahnya

Baca Juga: Gegara Soal TWK, Muncul Petisi Berhentikan Firli dari Ketua KPK

"Penguasa menikmati dunianya sendiri dengan gaji yang mengalir setiap hari. Di mana keadilan di negara ini?" tulis peretas itu.

Peretas juga menyebut Sila Pertama Ketuhanan yang Maha Esa, namun sila 2 hingga 5 tak ada perubahan.

Berikut pernyataan lengkap peretas dalam situs Sekretariat Kabinet di setkab.go.id:

"Kekacauan Dimana-mana, Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja. Rakyat Harus Di rumah Tanpa Ada Dispensasi Dan Kompensasi Apapun Yang Membuat Rakyat Indonesia Merasa Stress Dan Depresi. Penguasa menikmati Dunia nya sendiri Dengan Gaji Yang Mengalir Tiap Hari. Dimana Keadilan Di Negara Ini. Pancasila." (C)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga