KENDARI, TELISIK.ID – La Lifou (65), kakek asal Kendari, Sulawesi Tenggara, telah menjalani rutinitas sebagai penjual jagung rebus keliling selama bertahun-tahun.
Setiap hari, dengan penuh ketekunan, ia memulai aktivitasnya sejak pukul tiga pagi. Ia merebus jagung dengan sabar, untuk kemudian menjualnya dengan berkeliling di sekitar tempat tinggal mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.
Setiap pagi, La Lifou memasukkan sekitar 100 biji jagung yang sudah direbus ke dalam ember besar, yang kemudian dibopong di bahunya menggunakan kayu.
Meski usianya sudah senja dan beban yang dibawa cukup berat, ia tidak mengeluhkannya. Baginya, pekerjaan yang dilakukan dengan tekun akan mendatangkan rezeki.
Pada pukul 07.00 WITA, La Lifou sudah bersiap berjalan kaki menyusuri lorong-lorong tempat tinggal mahasiswa. Walau sebagian mahasiswa pulang kampung, ia tetap setia berkeliling menawarkan jagung rebusnya.
