Ojek Padi yang Modifikasi Kendaraan Ala Motor Trail, Efisien Muat Gabah Petani

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 18 Mei 2023
0 dilihat
Ojek Padi yang Modifikasi Kendaraan Ala Motor Trail, Efisien Muat Gabah Petani
Inovasi tak henti berkembang di dunia otomotif, ojek padi di sawah menunjukan kepiawaiannya dalam memodifikasi sejumlah motor mereka. Foto: Ahmad Jaelani/Telisik

" Di tengah indahnya persawahan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Lalembuu, Konawe Selatan terdengar suara mesin motor yang berbeda dari biasanya. Ojek padi yang biasa mengitari sawah dengan motor bebek standar, kini tampil dengan motor yang telah dimodifikasi secara kreatif "

KENDARI, TELISIK.ID - Di tengah indahnya persawahan di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Lalembuu, Konawe Selatan terdengar suara mesin motor yang berbeda dari biasanya. Ojek padi yang biasa mengitari sawah dengan motor bebek standar, kini tampil dengan motor yang telah dimodifikasi secara kreatif.

Mereka mengubah shockbreaker depan dan belakang menjadi lebih tinggi seperti motor trail agar dapat digunakan untuk mengangkut gabah dengan mudah. Modifikasi itu menjadi inovasi luar biasa bagi petani padi di daerah tersebut.

Setiap harinya, para ojek dapat mengangkut padi dengan jumlah signifikan. Dalam sehari, mereka biasanya berpenghasilan sekitar Rp800.000 hingga Rp1.000.000. Bahkan, pada hari-hari yang kurang sibuk, pendapatan mereka masih mencapai minimal Rp500.000.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Ajak Pelaku Ekraf Sulawesi Tenggara Bencmarking Industri Kreatif di Bandung

Setiap karung padi yang mereka angkut memiliki berat antara 50-100 Kg, dan mereka mendapatkan bayaran sebesar Rp25.000 untuk setiap kali pengangkutan.

Salah satu ojek padi yang telah melakukan modifikasi pada motornya, Dendi Satya, mengaku, awalnya hanya menggunakan motor bebek biasa untuk mengangkut padi di sawah.

"Tapi, saya sering mengalami kesulitan saat melewati jalan setapak yang berbatu dan berlumpur," ucapnya, Kamis (18/5/2023).

Modifikasi motor telah memberikan banyak manfaat bagi para ojek padi. Mereka dapat dengan mudah melewati sawah yang berlumpur dan menanjak, sehingga mempercepat proses pengangkutan padi. Selain itu, modifikasi juga memberikan kenyamanan ekstra bagi para pengemudi, sehingga mereka tidak mudah lelah ketika mengendarai motor dalam waktu yang lama.

Pemilik sawah di Desa Sumber Jaya, Adin Saputra, merasa senang dengan adanya inovasi itu. "Dulu, proses pengangkutan padi sangat melelahkan dan memakan waktu lama," katanya.

Namun, sekarang dengan adanya ojek padi yang menggunakan motor modifikasi, prosesnya menjadi lebih efisien dan memakan waktu yang singkat.

Tidak hanya Yamaha, motor bebek dari Suzuki dan Honda juga ikut menjadi pilihan para ojek padi untuk dimodifikasi. Hal itu menunjukkan betapa pentingnya modifikasi dalam mendukung kegiatan pertanian di daerah itu. Mereka memilih motor dengan berbagai macam tipe yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi medan sawah.

Dalam musim panen padi yang sedang berlangsung Mei ini, ojek padi dengan motor modifikasinya semakin sibuk. Mereka menjadi tulang punggung dalam mengangkut padi dari sawah ke tempat penampungan. Setiap hari, mereka berkeliling sawah untuk mengumpulkan padi dari petani yang siap untuk dipanen. Kehadiran mereka memberikan kemudahan dan kecepatan dalam proses distribusi hasil panen.

Wandi Riswan, seorang ojek padi yang juga ikut melakukan modifikasi pada motornya, mengaku senang dapat membantu petani di daerahnya.

"Pendapatan yang saya peroleh dapat memperbaiki kondisi ekonomi keluarga", ungkapnya.

Baca Juga: Sri Rahmisari Rembulan, Putri Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara yang Kenalkan Kaghati dan Tamborasi di Kostumnya

Tidak hanya itu, ojek padi dengan motor modifikasi juga telah menjadi ikon baru di Desa Sumber Jaya. Banyak wisatawan yang datang ke daerah itu untuk melihat dan mengabadikan momen unik tersebut. Mereka terpesona dengan kegigihan dan kreativitas ojek padi dalam menghadapi tantangan di bidang pertanian.

Inovasi yang dilakukan oleh ojek padi itu tidak hanya berdampak positif pada mereka sendiri, tetapi juga pada masyarakat sekitar dan pertanian di wilayah itu. Kehadiran mereka memberikan dorongan baru dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam pengangkutan hasil panen. (A)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga