KENDARI, TELISIK.ID - Maraknya pejabat kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) karena kasus korupsi, KPK gandeng aparat penegak hukum, dalam penanganan tindak pidana korupsi.
Sebelumnya beberapa kepala daerah di Kota Kendari terjaring kasus korupsi, di antaranya mantan Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra, Calon Gubernur Sultra, Asrun, Mantan Gubernur Sultra, Nur Alam, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara, Andi Azis atas kasus pertambangan, Mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kendari, Fatmawati Faqih serta pemilik dan Direktur PT Indo Jaya dan PT Sarana Bangun Nusantara, Hasmun Hamzah.
Karena hal itulah membuat KPK ingin memperkuat kinerjanya serta menggandeng beberapa aparat penegak hukum (APH) serta beberapa kepala daerah.
Kegiatan ini diawali oleh laporan persiapan pelaksanaan dari Pelaksana harian (Plh) Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah IV, oleh Jarot Faizal selaku ketua panitia penyelenggara.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi menyampaikan, pentingnya sinergi antara APH, pemerintah provinsi dengan KPK.
